Logo

Beranda

Artikel

9 Rekomendasi Kue Khas Jawa Tengah, Cocok untuk Acara Kantor

‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
9 Rekomendasi Kue Khas Jawa Tengah, Cocok untuk Acara Kantor

9 Rekomendasi Kue Khas Jawa Tengah, Cocok untuk Acara Kantor

06 Juli 2026

Bagikan

Menghidangkan kue khas Jawa Tengah bisa menjadi pilihan tepat untuk meramaikan momen bersama rekan kerja. 

Tak sekadar lezat, mulai dari kue basah untuk hajatan hingga kue kering khas Jawa Tengah sebagai camilan di acara kantor, kudapan tradisional dari wilayah kaya sejarah ini istimewa karena menyimpan nilai budaya, simbol kebersamaan, serta perpaduan rasa manis dan gurih yang khas.

Jika Anda sedang mencari inspirasi camilan yang berkesan untuk rapat, seminar, atau gathering kantor, cek rekomendasi kue khas Jawa Tengah berikut ini!

9 Rekomendasi Kue Khas Jawa Tengah yang Cocok untuk Acara Kantor

Memilih menu kudapan yang tepat sangat penting agar acara kantor berjalan lancar dan berkesan bagi semua rekan kerja. Berikut adalah rekomendasi kue khas Jawa Tengah yang cocok untuk acara kantor Anda:

1. Sosis Solo

Camilan khas Kota Solo ini sekilas mirip lumpia, tapi dibalut dengan dadar telur lembut dan diisi daging ayam atau sapi giling yang gurih. Kuliner legendaris ini sebenarnya terinspirasi dari sosis zaman kolonial Belanda yang kemudian disesuaikan dengan bumbu lokal.

Jika Anda ingin menyajikannya saat rapat, paket snack box berisi sosis solo dari Kuddapan Bu Sastro wajib masuk ke daftar. Untuk acara kantor, Anda bisa menemukan sosis solo dalam Snack Box Gemilang dari Kuddapan Bu Sastro. 

 Snack Box dari Dapur Bu Sastro

Dalam satu box, porsinya sudah pas untuk satu orang dan dilengkapi dengan aneka camilan lain seperti risol ragout, soes fruity, serta puding silky mango, sehingga lebih praktis untuk dibagikan kepada peserta rapat atau acara kantor.

Snack Box dari Dapur Bu Sastro

Jika ingin menjadikannya sebagai bingkisan, Gift Box Chitra 5 dan Gift Box Chitra 7 bisa menjadi pilihan. Dikemas dalam box yang elegan, hampers ini cocok diberikan kepada rekan kerja atau dinikmati bersama saat momen kebersamaan di kantor. Perpaduan sajian tradisional dan kemasan modern juga membuatnya terlihat lebih istimewa.

Snack Box dari Dapur Bu Sastro

2. Getuk

Getuk merupakan kudapan tradisional asal Magelang yang sudah dikenal sejak masa penjajahan Jepang, ketika masyarakat memanfaatkan singkong sebagai pengganti beras yang sulit diperoleh. 

Nama getuk berasal dari bunyi "tuk-tuk" yang muncul saat singkong dihaluskan dengan cara ditumbuk. Tak hanya lezat, getuk juga memiliki filosofi tentang kesederhanaan, rasa syukur, dan kebermanfaatan yang tercermin dari bahan utamanya, yaitu singkong dan kelapa parut. 

Hingga kini, getuk hadir dalam berbagai varian di sejumlah daerah dan tetap menjadi salah satu jajanan khas Jawa Tengah yang layak dinikmati.

Baca juga: Dari Klepon hingga Onde-onde, Ini Dia 10 Kudapan Nusantara yang Wajib Dicoba

3. Lumpia Semarang

Lumpia Semarang sudah dikenal sejak akhir abad ke-19 dan lahir dari pertemuan budaya Tionghoa dan Jawa di Kota Semarang

Namun, tahukah Anda bahwa lumpia Semarang yang populer ini lahir dari kisah cinta? Kudapan legendaris ini berawal dari Tjoa Thay Yoe, pendatang asal China, dan Wasih, warga asli Jawa, yang menciptakan cita rasa khas hasil perpaduan kedua budaya tersebut.

Perpaduan cita rasa tersebut menghasilkan rasa manis khas masakan China dengan isian orak-arik rebung dan udang ala masakan Jawa yang digemari banyak orang.

Warisan rasa autentik ini kemudian diteruskan oleh putri mereka, Tjoa Po Nio, hingga melahirkan kedai-kedai legendaris yang dikenal hingga sekarang, seperti Lumpia Gang Lombok, Pemuda (Mbak Lien), dan Mataram. 

4. Serabi Solo

Kuliner legendaris yang tercatat dalam Serat Centhini sejak zaman Kerajaan Mataram ini memiliki bentuk khas bulat pipih dengan pinggiran yang renyah. 

Berbeda dari versi Bandung, serabi solo bertekstur lembut dan disajikan tanpa kuah karena adonan tepung beras serta santannya sudah menghasilkan rasa manis-gurih yang legit. 

Uniknya, kue basah khas Jawa Tengah ini awalnya tercipta tidak sengaja pada tahun 1923 saat pelopornya memenuhi permintaan pelanggan yang meminta kue apem dibuat lebih pipih.

Hingga kini, proses memasaknya tetap tradisional menggunakan wajan kecil di atas tungku arang, lalu digulung dengan daun pisang.

Salah satu yang paling terkenal adalah Serabi Notosuman yang telah mempertahankan resep turun-temurun sejak pertama kali dirintis pada tahun 1923.

5. Mendoan

Kalau biasanya gorengan yang dicari bertekstur renyah, kuliner asli Banyumas ini justru sengaja digoreng setengah matang hingga bertekstur lembek. 

Sesuai namanya, kata “mendo” dalam bahasa Jawa Banyumasan memang berarti setengah matang, yaitu teknik memasak cepat saji yang sudah ada sejak satu abad lalu dan menjadi komoditas pariwisata sejak tahun 1960-an.

Kudapan berbahan dasar tempe ini dibuat dari tempe tipis sekitar 3 inci yang dibalut dengan adonan tepung berbumbu dan irisan daun bawang harum, lalu digoreng sebentar hingga berwarna kekuningan. 

Selain dikenal sebagai camilan favorit, mendoan juga memiliki filosofi yang menggambarkan karakter masyarakat Banyumas yang luwes, mudah beradaptasi, tetapi tetap tangguh dalam menghadapi berbagai situasi.

Baca juga: 10 Rekomendasi Kue Tampah Modern & Tradisional Terfavorit

6. Putu Ayu

Sesuai namanya yang berarti cantik dalam bahasa Jawa, kue khas Jawa Tengah ini memiliki tampilan menarik dengan dua warna berundak, yaitu hijau dari daun pandan dan putih dari parutan kelapa. 

Teksturnya lembut dengan cita rasa manis legit yang membuatnya digemari masyarakat Indonesia hingga Asia Tenggara. Beberapa penelitian kuliner menyebut kue putu dan berbagai variannya dipengaruhi oleh interaksi budaya Asia, meskipun asal-usul Putu Ayu belum diketahui secara pasti.

Perpaduan rasa dan tampilannya yang menarik membuat kue ini tetap menjadi salah satu jajanan tradisional favorit hingga saat ini.

7. Kue Kipo

Kue legendaris khas Kotagede berbahan dasar tepung ketan ini sudah ada sejak abad ke-16 dan menjadi makanan favorit Sultan Agung. Ukurannya mungil, tidak lebih besar dari ibu jari, dengan kulit ketan hijau dan isian enten-enten atau parutan kelapa masak gula jawa. 

Proses pemanggangannya pun unik karena masih menggunakan piring tanah liat tradisional.

Nama kipo sendiri berasal dari ungkapan iki opo yang berarti “ini apa”, sebuah pertanyaan yang sering muncul saat kue unik ini disajikan.

Sempat langka, kue tradisional khas Jawa Tengah yang manis ini dipopulerkan kembali pada tahun 1946 oleh Mbah Mangun Irono dan diwariskan turun-temurun hingga ke cucunya. Ukurannya yang pas sekali gigitan membuat kue kipo praktis disajikan sebagai camilan rapat di kantor.

8. Carang Madu

Kudapan tradisional yang berasal dari Jepara ini memiliki bentuk unik menyerupai anyaman atau sarang yang tidak beraturan sehingga tampilannya mudah dikenali dibandingkan jajanan tradisional lainnya.

Kue kering khas Jawa Tengah ini umumnya dibuat dari campuran tepung beras, santan, dan gula yang diolah menjadi adonan cair, lalu digoreng hingga menghasilkan tekstur yang renyah. 

Setelah matang, permukaan carang madu diberi lapisan gula merah cair yang memberikan rasa manis khas sekaligus aroma karamel yang menggugah selera.

9. Jenang Krasikan

Meski kata jenang dalam bahasa Jawa berarti bubur, Jenang Krasikan memiliki karakter yang berbeda dari bubur pada umumnya. 

Kudapan tradisional khas Kabupaten Sukoharjo ini tidak disajikan dalam bentuk cair atau lembut, melainkan memiliki tekstur padat dan sedikit kasar sehingga lebih menyerupai camilan manis.

Jenang Krasikan dibuat dari beras ketan yang ditumbuk, kemudian dicampur dengan gula jawa, santan, dan jahe. Proses pengolahan tersebut menghasilkan tekstur khas yang menjadi ciri utama jajanan ini. 

Selain memberikan rasa manis, gula jawa dan santan juga menghadirkan aroma yang kaya, sementara jahe menambahkan sensasi hangat yang membuat rasanya semakin nikmat.

Jelajahi Aneka Kue Tradisional dan Modern dari Kuddapan Bu Sastro untuk Kebutuhan Acara Kantor Anda!

Beragam kue khas Jawa Tengah di atas bisa menjadi pilihan menarik untuk melengkapi rapat, seminar, gathering, hingga acara kantor lainnya. 

Namun, memilih menu yang disukai banyak orang sekaligus memastikan kualitas, kebersihan, dan ketepatan waktu pengiriman sering kali menjadi tantangan tersendiri.

Sebagai solusinya, Kuddapan Bu Sastro hadir dengan beragam pilihan snack box dan hampers yang praktis untuk berbagai kebutuhan acara kantor. 

Seluruh produk dibuat oleh tim profesional, telah bersertifikat Halal, sesuai standar ISO 9001, serta memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), sehingga kualitas dan keamanannya lebih terjamin. 

Selain itu, setiap pesanan dikemas dengan bersih, rapi, dan menarik agar siap langsung disajikan atau diberikan sebagai bingkisan.

Tak perlu khawatir jika membutuhkan konsumsi dalam waktu singkat. Kuddapan Bu Sastro siap melayani pesanan dadakan mulai 2 jam, didukung admin yang fast response selama 24 jam dan layanan pengiriman ke seluruh wilayah Jabodetabek.

Untuk menemukan pilihan yang paling sesuai dengan kebutuhan acara, jelajahi juga berbagai menu Kudappan (Snack Box) dan Hampers dari Kuddapan Bu Sastro. 

Anda juga bisa langsung menghubungi WhatsApp Kuddapan Bu Sastro untuk berkonsultasi dan mendapatkan rekomendasi terbaik yang sesuai dengan acara kantor Anda!

Baca juga: Coba Nuansa yang Berbeda! Ide Snack Rapat Bertema Nusantara

‌
‌

‌

‌

‌

‌

Ditulis Oleh Admin Dapur Bu Sastro

Admin Dapur Bu Sastro adalah sosok di balik berbagai konten inspiratif seputar masakan rumahan yang praktis dan lezat. Dengan semangat berbagi, ia menghadirkan resep-resep pilihan, tips dapur, hingga ide hidangan harian yang cocok untuk semua kalangan. Temukan kehangatan dan cita rasa khas nusantara di setiap sajian yang dibagikan.

Baca Juga yang Lain

10 Makanan Khas Jawa Tengah yang Lezat dan Menggugah Selera!

10 Makanan Khas Jawa Tengah yang Lezat dan Menggugah Selera!

-

Snack Box Gemilang

Snack Box Gemilang

Paling Laku
Siap 2 Jam
Rp28.998
Gift Box Chitra 5

Gift Box Chitra 5

Siap 2 Jam
Rp480.400
Gift Box Chitra 7

Gift Box Chitra 7

Siap 2 Jam
Rp480.400