Logo

Beranda

Artikel

Cara Masak Daging Kurban agar Empuk & Tidak Bau Serta Tips Menyimpannya

‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
‌
Cara Masak Daging Kurban agar Empuk & Tidak Bau Serta Tips Menyimpannya

Cara Masak Daging Kurban agar Empuk & Tidak Bau Serta Tips Menyimpannya

26 Mei 2026

Bagikan

Iduladha identik dengan daging kurban yang biasanya diolah menjadi berbagai menu makanan kumpul keluarga. Nah, ingin hasil masakan daging kurban terasa lezat? Sebaiknya pahami cara penyimpanan yang benar supaya daging tetap segar.

Tidak hanya itu, Anda juga perlu mengetahui cara masak daging kurban yang tepat agar teksturnya lebih empuk dan tidak menimbulkan bau yang mengganggu.

Untuk penjelasan lengkap mulai dari cara menyimpan hingga cara memasak daging kurban dengan benar, simak artikel ini sampai selesai.

Tips Menyimpan Daging Kurban agar Bertahan Lama

Sebelum mengolah daging kurban, pastikan untuk menyimpannya dengan baik agar tetap segar dan tidak berbau. Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan:

1. Memisahkan Daging Kurban

Daging kurban tidak disarankan dicuci sebelum disimpan karena air dari daging mentah dapat menyebarkan bakteri ke area dapur, wastafel, maupun peralatan masak lainnya. Oleh karena itu, daging sebaiknya langsung disimpan dalam wadah tanpa dicuci terlebih dahulu.

Saat penyimpanan, pisahkan daging kurban dari bahan makanan lain untuk menjaga kebersihan dan kualitasnya. Simpan daging mentah di wadah tertutup rapat, lalu letakkan di rak paling bawah agar tetesan air atau cairan dari daging tidak mengenai makanan lain di dalam lemari es.

Sebaiknya daging juga tidak disimpan dalam satu wadah besar, tetapi dibagi ke dalam beberapa porsi kecil agar lebih praktis saat akan digunakan dan lebih cepat membeku.

Gunakan wadah tertutup rapat atau bungkus dengan plastik food grade agar daging tetap higienis dan lebih awet saat disimpan.

2. Simpan Daging dengan Suhu yang Tepat

Setelah dibersihkan, daging kurban sebaiknya segera disimpan di kulkas sesuai kebutuhan. Jika hanya disimpan di bagian chiller (0–4°C), daging biasanya tahan 1–2 hari dan harus dalam wadah tertutup agar tidak terkontaminasi.

Untuk penyimpanan lebih lama, gunakan freezer (-18°C) karena daging bisa bertahan hingga berbulan-bulan. Sebaiknya daging sudah dibagi per porsi kecil agar tidak sering keluar-masuk freezer.

Pastikan suhu kulkas stabil, pintu tidak sering dibuka, dan beri label tanggal simpan supaya lebih mudah mengatur waktu penggunaannya.

Baca juga: Resep Ayam Goreng Lengkuas: Gurih, Garing dan Renyah 

3. Hindari Menyimpan Daging secara Langsung Setelah Dipotong

Kesalahan yang sering terjadi saat menyimpan daging kurban adalah langsung memasukkannya ke kulkas setelah dipotong. Padahal, daging baru masih perlu didiamkan dulu sekitar 4–6 jam agar proses alaminya selesai.

Jangan juga menyimpan daging yang masih panas ke dalam kulkas karena bisa merusak suhu dingin dan membuat makanan lain ikut terpengaruh. Tunggu sampai suhu daging normal terlebih dahulu.

Jika dilakukan dengan benar, kualitas daging akan lebih terjaga dan lebih mudah diolah saat akan dimasak.

4. Gunakan Metode Vakum dan Kemasan Khusus

Metode vakum membantu menyimpan daging kurban agar lebih awet karena udara di dalam kemasan dikeluarkan sehingga bakteri lebih sulit berkembang.

Dengan alat vakum, daging bisa disimpan lebih lama dan kualitasnya tetap terjaga. Jika tidak punya alat, Anda bisa memakai plastik zipper lalu mengeluarkan udara sebanyak mungkin. Cara ini membantu daging tidak cepat rusak atau mengalami freezer burn, serta lebih rapi saat disimpan.

Cara Memasak Daging Kurban agar Empuk dan Tidak Bau

Agar daging kurban tetap enak saat dimasak, penting untuk memperhatikan cara masak daging kurban yang benar. 

Dengan cara yang tepat, daging bisa lebih empuk, tidak berbau, dan hasil masakan jadi lebih lezat. Berikut beberapa tips cara mengolah daging kurban yang bisa Anda lakukan di rumah:

1. Tidak Mencuci Daging Kambing

Banyak orang terbiasa mencuci daging sebelum dimasak agar terasa lebih bersih. Namun, untuk daging kambing, hal ini justru tidak disarankan.

Mencuci daging kambing bisa membuat bau prengus semakin kuat dan teksturnya jadi lebih keras atau alot. Sebaiknya, daging langsung diolah atau dimasukkan ke air rebusan yang sudah diberi bumbu agar hasilnya lebih enak.

2. Gunakan Telenan dan Pisau Terpisah

Saat mengolah daging kurban, sebaiknya gunakan pisau dan talenan yang berbeda untuk daging mentah dan bahan makanan lain seperti sayur atau buah. Cara ini penting agar tidak terjadi perpindahan kotoran atau bakteri.

Jika hanya punya satu set alat, pastikan pisau dan talenan dicuci sampai benar-benar bersih sebelum dipakai bergantian.

Baca juga: Resep Tempe Goreng Ketumbar ala Dapur Bu Sastro, Gurih dan Lezat! 

3. Gunakan Teknik Memasak 5–30–7

Metode 5–30–7 adalah cara merebus daging agar cepat empuk dengan teknik bertahap. Pertama, daging direbus selama 5 menit, lalu api dimatikan dan panci ditutup rapat selama 30 menit agar proses pemasakan tetap berjalan dari uap panas di dalam panci.

Setelah itu, daging direbus kembali selama 7 menit hingga teksturnya lebih empuk. Cara ini membantu daging matang merata meski waktu perebusan lebih singkat, terutama jika potongan daging tidak terlalu tebal.

4. Menggunakan Perasan Jeruk Nipis

Untuk menghilangkan bau prengus pada daging, Anda bisa menggunakan air perasan jeruk nipis. Selain membantu mengurangi bau tidak sedap, jeruk nipis juga dapat membantu membersihkan bakteri pada permukaan daging. Caranya cukup mudah. Balurkan air jeruk nipis ke seluruh permukaan daging, lalu diamkan sekitar 30 menit sebelum daging diolah.

5. Bungkus Menggunakan Daun Pepaya

Daun pepaya bisa membantu mengurangi bau prengus pada daging kambing sekaligus membuatnya lebih empuk. Siapkan daun pepaya secukupnya, lalu bungkus dan remas daging selama sekitar 60 menit sebelum dimasak. Dengan cara ini, aroma daging jadi lebih netral dan teksturnya lebih lembut.

Temukan Aneka Olahan Daging Sapi dari Dapur Bu Sastro yang Cocok Dibagikan Sebagai Konsumsi Panitia Kurban

Setelah mengetahui cara menyimpan daging kurban dengan benar beserta tips mengolahnya agar empuk dan tidak bau, daging kurban juga bisa diolah menjadi berbagai hidangan lezat untuk dinikmati bersama.

Namun, pada momen Iduladha, kebutuhan makanan bukan hanya untuk keluarga di rumah saja. Kegiatan penyembelihan hewan kurban di kantor, instansi pemerintah, maupun masjid besar juga biasanya melibatkan banyak panitia.

Karena proses pemotongan dan pembagian daging dapat berlangsung cukup lama, kebutuhan konsumsi makan siang praktis untuk panitia juga perlu dipersiapkan dengan baik.

Agar tidak repot mentiapkan makanan sendiri di tengah kegiatan penyembelihan hewan kurban, berikut berbagai menu olahan daging sapi dari Dapur Bu Sastro dapat menjadi pilihan konsumsi yang praktis dan mudah dibagikan kepada panitia:

1. Nasi Box Maliqa

Nasi Box dari Dapur Bu Sastro

Nasi Box Maliqa menyajikan olahan daging sapi yang praktis dan cocok untuk dibagikan sebagai konsumsi makan siang panitia kurban. Menu utamanya adalah sapi lada hitam dengan cita rasa gurih dan sedikit pedas yang khas. Sajian ini dilengkapi nasi putih, mi goreng, salad Jepang, timun slice, saus sachet, dan dimsum goreng dalam satu kotak.

2. Nasi Besek Sapi Lada Hitam

Nasi Besek Sapi Lada Hitam dari Dapur Bu Sastro

Dapur Bu Sastro sedang menghadirkan promo Paket Rame-Rame Nasi Besek Sapi Lada Hitam lengkap dengan Es Kuwut untuk 20 pax pada periode 1-31 Mei 2026. 

Paket ini cocok dijadikan konsumsi makan siang untuk panitia kurban di kantor, instansi pemerintah, maupun masjid besar karena praktis dibagikan saat waktu istirahat pemotongan hewan.

Nasi Besek Sapi Lada Hitam menggunakan wadah besek berbahan anyaman bambu yang memberikan kesan lebih tradisional, rapi, dan hangat saat disajikan. Dalam satu porsi, tersedia nasi putih, slice beef lada hitam, telur dadar iris, bakwan jagung, cah buncis wortel, dan sambal terasi.

Es Kuwut dari Dapur Bu Sastro

Paket ini juga dilengkapi Es Kuwut yang segar. Kesegaran Es Kuwut berasal dari kombinasi melon, nata de coco, biji selasih, dan lemon yang cocok dinikmati saat waktu istirahat di tengah kegiatan kurban.

Untuk informasi pemesanan lebih lanjut, Anda dapat menghubungi WhatsApp Dapur Bu Sastro.

Beragam olahan daging sapi bisa jadi pilihan praktis untuk konsumsi panitia kurban di kantor, instansi pemerintah, hingga masjid besar. Setiap menu dapat dipesan dalam jumlah banyak dan dibuat dengan rasa yang khas, porsi yang pas, serta tampilan yang menarik, jadi mudah disesuaikan dengan kebutuhan berbagai acara. 

Dapur Bu Sastro juga menyediakan berbagai pilihan Nasi Besek dan Nasi Box dengan variasi menu yang lengkap dan kualitas yang terjaga. Pelayanan Dapur Bu Sastro sudah berstandar ISO 9001, bersertifikat halal, serta memiliki SLHS (Sertifikat Laik Higiene Sanitasi) yang memastikan makanan tetap bersih dan aman. 

Pelayanan Dapur Bu Sastro juga didukung tim profesional, admin fast response, dan siap untuk pesanan dadakan dalam waktu 2 jam, jadi lebih fleksibel untuk berbagai kebutuhan.

Jika Anda masih bingung memilih menu yang cocok, cek saja berbagai pilihan menu Nasi Besek dan Nasi Box dari Dapur Bu Sastro, atau langsung konsultasi lewat WhatsApp Dapur Bu Sastro supaya pemesanan bisa disesuaikan dengan kebutuhan acara.

Baca juga: 5 Resep Masakan Nusantara Otentik yang Mudah Dibuat di Rumah

‌
‌

‌

‌

‌

‌

Ditulis Oleh Admin Dapur Bu Sastro

Admin Dapur Bu Sastro adalah sosok di balik berbagai konten inspiratif seputar masakan rumahan yang praktis dan lezat. Dengan semangat berbagi, ia menghadirkan resep-resep pilihan, tips dapur, hingga ide hidangan harian yang cocok untuk semua kalangan. Temukan kehangatan dan cita rasa khas nusantara di setiap sajian yang dibagikan.

Baca Juga yang Lain

Menu Daging Kurban Praktis: Panggang, Tumis, hingga Berkuah

Menu Daging Kurban Praktis: Panggang, Tumis, hingga Berkuah

-

Nasi Box Maliqa

Nasi Box Maliqa

Siap 2 Jam
Rp48.871
Nasi Besek Sapi Lada Hitam

Nasi Besek Sapi Lada Hitam

Baru
Paling Laku
Siap 2 Jam
Rp51.136
Es Kuwut

Es Kuwut

Paling Laku
Siap 2 Jam
Rp16.111